Total Tayangan Halaman

Senin, 12 Februari 2018

Rasa dalam Diam

 
kali ini aku merasa lebih jelas
segala kata-katamu
segala lirik yang kamu nyanyikan
ternyata memang mengarah

ungkapan sayangmu,
membuatku terdiam
membuatku tak percaya
sebab sebelumnya,
kamu mengalami hal yang tak menyenangkan
aku tak mau menjadi pelampiasan rasamu

tapi . . . 
bukan berarti aku acuh
aku hanya tak ingin kita salah terlalu jauh
jika memang kamu tulus menyayangiku
jika memang kamu tulus mencintaiku
kelak kedua orang tuaku pun merestui rasamu dan rasaku

kali ini mereka belum mengetahui
dan kali ini aku pun belum jauh mengenalmu
hanya selama kita berteman
aku merasa nyaman
tapi semua itu belum membuktikan

kita tunggu saja
sambil kita memantaskan diri 
yakinlah skenario Allah lebih indah dari yang kita rencanakan

Kamis, 04 Januari 2018

Welcome 2018 . . . Masih Tentang Kamu . . .

 Hasil gambar untuk welcome 2018

Ini adalah my first story di awal tahun 2018 . . . 
dan entah kenapa "kamu" menjadi topik dari tulisanku ini (lagi, dan lagi)

setelah beberapa hari terakhir di tahun 2017
kita mulai sering berkomunikasi lagi
tapi setelah kupikir, apa yang kita lakukan sebenarnya tak baik
2 jam, 3 jam, bagiku terasa singkat
tapi tahukah kamu ?
apa yang kita lakukan ini salah
berjam-jam kita bicara melalui telepon,
adakah manfaatnya ?
yang kutakutkan Allah marah padaku

tapi bagiku, obrolan terakhir kita 
membuat aku bisa sedikit membaca.
membaca apa yang sebenarnya ingin kamu sampaikan
tapi dengan sedikit ketegasanku, yang sebenarnya masih bisa goyah
kamu lebih memilih untuk menyampaikan perumpaan itu

kamu . . .
masih menjadi sebagian besar sejarah di blog pribadiku ini
tahukah kamu ?
hatiku disini menunggumu
ragaku disini mengharapkanmu
tapi 
semua rasa itu masih bisa terjaga
semua rasa itu masih bisa tertahan
karena . . . 
aku tak mau salah memilih hati
aku tak mau salah memberi hati
dan . . . 
Allah ku yang selalu menjagaku

Semoga di tahun ini,
Allah beri jawabannya
dengan siapapun aku,
dengan siapapun kamu, 
aku terima . . . 
karena semua sudah menjadi kehendak-Nya

Jumat, 29 Desember 2017

Harapan & Do'a

 Gambar terkait


Pagi ini, aku merasa ada yg berbeda
setelah semalam kamu coba perlahan memberikan gambaran

entah apa yang ku pikirkan pagi ini
tapi satu hal ku tau pasti
aku selalu berdo'a
semoga segera ada jawaban atas pertanyaan
semoga segera ada kepastian atas keraguan

berbagi cerita denganmu
membuatku seperti sedang bercermin
tarikan nafas itu, mengingatkan pada diriku sendiri
mungkinkah kamu ???

lucu memang . . .
sama-sama tak saling menyangka
hanya saja yang ku takutkan
seperti kawan yang mengatakan
"ketika aku yakin itu adalah kamu, ternyata Allah berkehandak bukan kamu"
"ketika aku merasa kamu baik untukku, ternyata Allah berkehendak dia lah yang terbaik"

dulu setelah kucoba perlihatkan gambarmu kepada kedua orang tuaku
jawabannya : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
membuatku berusaha keras untuk menahan diri
membuatku berusaha keras untuk menjaga hati
membuatku berusaha keras untuk mencari jati diri

aku tak mau memupuk banyak harapan
sebab berharap pada manusia hanyalah kekecewaan
selalu ku berusaha berfikir logis
bukan lagi hanya berperasaan 

akan ku bawa harapan ini dalam do'a
akan ku ingat betapa kerasnya usahaku untuk mendewasakan diri
terutama dalam hal yang kusebut "kamu adalah aku, cerminanku"

Rabu, 29 November 2017

Perpisahan

 Gambar terkait


Sadar betul bahwa setiap pertemuan akan ada perpisahan
tapi bukan berarti setiap perpisahan tidak ada pertemuan berikutnya
sebenarnya Allah sedang mengatur pertemuan yang lebih indah

perpisahan dengan orang-orang yang kita sayang bukan akhir dari segalanya kan ?
aku sadar betapa setiap detik kehidupan itu penuh makna
aku sadar betapa setiap nafas hidup kita bermakna juga untuk orang lain

dari setiap pertemuan dan pertemanan seringkali meninggalkan cerita
dari setiap pertengkaran dan persahabatan seringkali mengajarkan arti kedewasaaan 
sedih memang jika berpisah, bahkan air mata pun tak sanggup mengartikan 
mungkin karena aku sudah merasa siap menatap
mungkin juga karena aku sudah ikhlas melepas
tapi yang ku tau pasti, 
karena aku yakin akan ada pertemuan kita berikutnya

kelak di pertemuan kita berikutnya,
pasti akan lebih banyak hal yang bisa kita ceritakan
pasti akan lebih banyak kejadian yang bisa kita bagi

semua hanya perlu waktu kawan . . .

u'r my friend, my sister, my etc
I LOVE U
I MISS U
ALWAYS IN MY MIND AND MY PRAYER

Thanks for all
jangan lupa selalu berkabar

 

Senin, 30 Oktober 2017

Lagi, lagi dan lagi

kurasa kini lebih logis
kita bisa tetap saling baertatap tanpa ada benci
kini aku acuh padamu

karena yang kuminta pada-Nya
adalah . . .
kita saling dijauhkan
kurasa kini lebih baik

seperti apapun hubunganmu dengannya
kini tak berpengaruh lagi
seperti apapun hubunganmu denganku
kini tak ada artinya lagi

KITA . . .
tidak lebih hanyalah sebatas "Kenal"

lucu, kita dijauhkan hanya karena ada orang lain
dan miris, ternyata kita tak bisa berteman lebih baik lagi

aku sendiri yang memilih pergi
aku sendiri yang memilih menjauh
dan aku sendiri yang memilih untuk tak saling berkomunikasi

karena memang ini yang kuminta pada-Nya
karena memang ini yang terbaik menurutku

mungkin kelak jika kita dipertemukan (lagi)
semua bisa kita mulai dari awal (lagi)
dan akan menjadi teman yang lebih baik (lagi)
tanpa ada orang lain yang menjauhkan (lagi)

Rabu, 11 Oktober 2017

Perasaan tak boleh mengalahkan "Segalanya"

melihatmu yang begitu menyayanginya
aku semakin sadar
bahwa logikaku tak boleh kalah dengan perasaan

entahlah . . .
mungkin kita bukan ditakdirkan untuk bersama
rasamu kini sudah melekat untuknya
ragamu juga sudah rela berkorban untuknya


tawanya adalah tawamu
dan sakitnya juga sakitmu

terima kasih telah mengajarkanku
bagaimana ikhlas
bagaimana menerima
bagaimana kuat

jika dimasa yang akan datang kita bertemu lagi,
aku akan ingat masa-masa ini
dari mana aku belajar ikhlas melepaskan
dari siapa aku belajar kuat menghadapi

rasaku tak boleh mengalahkan segalanya

Kamis, 05 Oktober 2017

Rinduku Semalam

Jodoh . . .
rinduku semalam teramat kuat
entah siapa yang aku rindukan
entah siapa yang aku nantikan

aku mulai merasa kamu berada disekitarku
aku mulai merasa kamu berada didekatku
entah siapa kamu . . .
yang pasti rindu ini membuatku sulit berfikir

aku selalu berusaha menyampaikan rinduku lewat Dia
Yang Maha Pemilik segalanya
Yang Maha Berkehendak atas segala sesuatunya

kini aku hanya bisa berdo'a dan berharap kepada-Nya
agar kamu dalam keadaan baik
agar keluargamu kelak pun dapat menerimaku dengan tangan hangat dan terbuka

sungguh . . .
saat ini aku sedang berusaha menjaga diri dan hatiku untukmu
saat ini aku pun sedang berusaha untuk membahagiakan keluargaku
sebelum tiba saatnya kita bahagia bersama,
sebelum tiba waktunya keluargamu dan keluargaku disatukan,
aku harap kamu pun demikian,

bisakah kita bertemu ???
walau hanya sebentar
sayang aku rindu kamu . . .