
Pagi ini, aku merasa ada yg berbeda
setelah semalam kamu coba perlahan memberikan gambaran
entah apa yang ku pikirkan pagi ini
tapi satu hal ku tau pasti
aku selalu berdo'a
semoga segera ada jawaban atas pertanyaan
semoga segera ada kepastian atas keraguan
berbagi cerita denganmu
membuatku seperti sedang bercermin
tarikan nafas itu, mengingatkan pada diriku sendiri
mungkinkah kamu ???
lucu memang . . .
sama-sama tak saling menyangka
hanya saja yang ku takutkan
seperti kawan yang mengatakan
"ketika aku yakin itu adalah kamu, ternyata Allah berkehandak bukan kamu"
"ketika aku merasa kamu baik untukku, ternyata Allah berkehendak dia lah yang terbaik"
dulu setelah kucoba perlihatkan gambarmu kepada kedua orang tuaku
jawabannya : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
membuatku berusaha keras untuk menahan diri
membuatku berusaha keras untuk menjaga hati
membuatku berusaha keras untuk mencari jati diri
aku tak mau memupuk banyak harapan
sebab berharap pada manusia hanyalah kekecewaan
selalu ku berusaha berfikir logis
bukan lagi hanya berperasaan
akan ku bawa harapan ini dalam do'a
akan ku ingat betapa kerasnya usahaku untuk mendewasakan diri
terutama dalam hal yang kusebut "kamu adalah aku, cerminanku"